Tradisi dan Ritual Kematian di Garut: Sebuah Kajian Dialektologi
DOI:
https://doi.org/10.17509/artikulasi.v2i2.68502Kata Kunci:
tradisi, ritual, dialek, GarutAbstrak
Dialektologi adalah cabang ilmu bahasa yang khusus mempelajari variasi-variasi bahasa dalam aspek fonologi, morfologi, sintaksis, leksikon, semantik, onomasiologis, dan semasiologis, yang wujud pelafalannya ada pada dialek. Sumber kajian dialektologi kali ini adalah bahasa lisan yang dituliskan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tradisi dan ritual kematian di Garut. Melalui pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode deskriptif. Ditemukan bahwa terdapat tradisi dan ritual kematian pada masyarakat Garut yang sesuai dengan variasa bahasanya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diterapkan secara daring dengan cara membagikan kuesioner dan wawancara kepada informan yang memenuhi syarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, masih tedapat tradisi dan ritual kematian di Garut dan kedua, terdapat variasi bahasa pada bidang fonetik, morfologi, leksikal, dan onomasiologis. Kemudian hasil data yang dianalisis tersebut disajikan melalui contoh-contoh yang relevan dengan keadaan tradisi dan ritual kematian dewasa ini.
Referensi
Ayatrohaedi. (1983). Dialektologi: Sebuah Pengantar. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa dan Kebudayaan.
Chaer, A. (2007). Leksikologi dan Leksikografi Indonesia. Rineka Cipta.
Tentang Garut. (2016). (https://www.jelajahgarut.com/tentanggarut/). 11 Agustus 2021.
Kemdikbud. (2003). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.
Keraf, G. (1996). Diksi dan Gaya Bahasa. Gramedia.
Koentjaraningrat. (1990). Pengantar Antropologi. Aksara Baru.
Kridalaksana, H. (1984). Kamus Linguistik. Gramedia.
Laksono, K. (2004). Bahasa Jawa di Jawa Timur Bagian Utara dan Blambangan: Kajian Dialektologis. Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Mahsun. (1995). Dialektologi Diakronis: Sebuah Pengantar. Gadjah Mada University Press.
Reniwati, N. (2009). Dialektologi Teori dan Metode. In Elmatera Publishing.
Soekanto, S. (2006). Sosiologi Suatu Pengantar. Rajawali Press.
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Weinreich, U. (1970). Languages in Contact. Mouton & Co.
Zulaeha, I. (2010). Dialektologi, Dialek Geografi & Dialek Sosial. Graha Ilmu.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






