Nilai-Nilai Sosial dalam Novel Si Anak Badai Karya Tere Liye dan Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Apresiasi Sastra Siswa SMA
DOI:
https://doi.org/10.17509/artikulasi.v1i1.32529Kata Kunci:
bahan ajar, novel, Si Anak Badai, sosiologi sastra, Tere LiyeAbstrak
Salah satu novelis yang banyak menyisipkan nilai-nilai sosial dalam karyanya adalah Tere Liye. Salah satu karyanya tersebut adalah novel yang berjudul Si Anak Badai. Novel tersebut menceritakan perjuangan warga kampung Manowa dalam mempertahankan tanah kelahirannya. Novel ini dianalisis secara mendalam menggunakan pisau analisis sosiologi sastra untuk menemukan nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Hasil analisis tersebut kemudian diolah menjadi alternatif bahan ajar sastra bagi siswa SMA. Salah satu jenis bahan ajar yang dapat menjawab perkembangan IPTEKS sekaligus akan memberikan pengalaman baru dan unik bagi siswa dalam mempelajari novel adalah pembelajaran menggunakan CD Interaktif berbentuk audio-visual. Materi yang terdapat dalam CD Interaktif mengacu pada novel yang telah dianalisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur dan nilai-nilai sosial dalam novel Si Anak Badai, serta merancang bahan ajar dalam bentuk CD Interaktif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa novel berjudul Si Anak Badai karya Tere Liye. Hasil analisis terhadap novel menujukkan bahwa terdapat 325 sekuen serta 130 fungsi utama. Temuan nilai-nilai sosial dalam novel ini antara lain: (1) nilai cinta dalam bentuk cinta dan kasih sayang, dedikasi, saling tolong menolong, kekerabatan, dan kepedulian; (2) nilai tanggung jawab yang terdiri dari kewajiban, rasa penerimaan dan kepemilikan, dan disiplin; serta (3) nilai harmoni kehidupan yakni keadilan, kerja sama, dan santun. Adapun perancangan bahan ajar ini berangkat dari analisis terhadap kompetensi inti dan kompetensi dasar, perumusan kompetensi dasar yang harus dikuasai, penyusunan materi, dan penyusunan alat evaluasi.
Referensi
Aisah, S. (2015). Nilai-Nilai Sosial yang Terkandung dalam Cerita Rakyat Ence Sulaiman
pada Masyarakat Tomia. Jurnal Humanika, Vol. 3 No. 15.
Aminuddin. (1995). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Biru.
Aziez & Hasim, A. (2012). Analisis Fiksi. Jakarta: Multi Kreasi Satudelapan.
Damono, S. D. (2002). Pedoman Penelitian Sosiologi Sastra. Jakarta: Pusat Bahasa
Departemen Pendidikan Nasional.
Depdiknas. (2008). Peraturan Pemerintah RI No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan. Jakarta Depdiknas.
Emzir & Rohman, S. (2016). Teori dan Pengajaran Sastra. Jakarta: Rajawali Press.
Escarpit, R. (2008). Sosiologi Sastra. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Faruk. (2005). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Iskandarwassid & Sunendar, D. (2011). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Rosda.
Mukhtar. (2013). Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: GP Press Group.
Nawawi, H. & Martini, M. (1996). Penelitian Terapan. Yogyakarta: Gadjah Mada University
Press.
Noor, R. (2003). Pengantar Pengkajian Sastra. Semarang: Fasindo.
Noor, R. (2017). Sastra Populer dan Masalah Mutu Penelitian Sastra di Perguruan Tinggi.
Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, Vol. 12 No. 4, 265-275. doi:
https://doi/10/14710/nusa.12.4.265-275.
Nurgiyantoro, B. (2012). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Press.
Nurlaela & Laelasari. (2008). Kamus Istilah Sastra. Bandung: Nuansa Aulia.
Pakpahan, H. (2014). Nilai-nilai Sosial dalam Novel Opera Indonesia karya Joko Santoso
HP (Kajian Struktual). (Skripsi). Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan.
Persulessy, S. I., Emzir & Rahmat, A. (2018). Social Values in Charles Dickens’s Novel
Oliver Twist. Advances in Language and Literary Studies, Vol. 9 No.5, 136-142. doi:
http://dx.doi.org/10.7575/aiac.alls.v.9n.5p.136.
Ratna, N. K. (2010). Metodologi Penelitian: Kajian Budaya dan Ilmu Sosial Humaniora
Pada Umumnya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Santoso, A. D. (2018). Prosa Fiksi. Yogyakarta: Intan Pariwara.
Sauri, S. (2020). Nilai-nilai Sosial dalam Novel Hujan Karya Tere Liye sebagai Bahan
Pembelajaran Kajian Prosa pada Mahasiswa Program Studi DIKSATRASIADA
Universitas Mathla’ul Anwar Banten, Jurnal Literasi, Vol. 4 No. 1, 38–45.
Siswanto, W. (2008). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Grasindo.
Sumarjo, J. (1980). Novel Populer Indonesia. Yogyakarta: Nur Cahaya.
Sumaryanto. (2019). Karya Sastra Bentuk Prosa. Semarang: Mutiara Aksara.
Teeuw, A. (1984). Sastera dan Ilmu Sastera. Jakarta: Pustaka Jaya.
Todorov, T. (1985). Tata Sastra. Jakarta: Djambatan.
Wellek, R. & Warren, A. (1989). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






