Tujuan & Ruang Lingkup
Tujuan
Artikulasi bertujuan menjadi forum ilmiah untuk pengembangan dan diseminasi penelitian berkualitas dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia serta bidang-bidang terkait yang memiliki relevansi langsung dengan pembelajaran, literasi, dan penggunaan bahasa Indonesia dalam berbagai konteks.
Secara khusus, Artikulasi bertujuan untuk:
- memajukan pengetahuan dan penelitian dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia;
- memperkuat hubungan antara teori, penelitian, dan praktik pembelajaran bahasa dan sastra;
- mendorong pengembangan penelitian mengenai literasi, BIPA, dan linguistik terapan yang relevan dengan pendidikan bahasa Indonesia;
- menyediakan ruang bagi kajian sastra yang memberikan kontribusi terhadap pendidikan, pembelajaran, literasi, dan pemahaman sosial-budaya;
- mendorong penelitian komparatif, lintas budaya, dan lintas negara mengenai bahasa Indonesia, pembelajarannya, serta penyebarannya dalam konteks regional dan global; dan
- memperluas pertukaran pengetahuan antara peneliti, pendidik, dan praktisi pada tingkat nasional dan internasional.
Ruang Lingkup
Artikulasi menerima artikel penelitian orisinal dan artikel tinjauan berkualitas tinggi yang memberikan kontribusi ilmiah dalam ruang lingkup berikut:
1. Pendidikan Bahasa Indonesia
Pembelajaran bahasa Indonesia; pedagogi bahasa; desain pembelajaran; kurikulum dan asesmen; pengembangan bahan ajar; teknologi dan media pembelajaran; serta kompetensi dan pengembangan profesional pendidik bahasa.
2. Pendidikan Sastra Indonesia
Pembelajaran sastra; apresiasi dan literasi sastra; pedagogi sastra; sastra dalam pendidikan; serta pengembangan bahan dan media pembelajaran sastra.
3. Literasi
Literasi membaca dan menulis; literasi akademik; multiliterasi; literasi digital dan multimodal; serta praktik literasi di sekolah, perguruan tinggi, masyarakat, dan lingkungan digital.
4. Linguistik Terapan dalam Konteks Pendidikan
Pemerolehan bahasa; psikolinguistik pendidikan; sosiolinguistik pendidikan; pragmatik, semantik, analisis wacana, dan kajian kebahasaan lainnya sepanjang memiliki kontribusi yang jelas terhadap pembelajaran, pendidikan, literasi, atau penggunaan bahasa.
5. Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)
Pembelajaran dan pemerolehan bahasa Indonesia sebagai bahasa tambahan atau bahasa asing; pedagogi BIPA; pengembangan materi dan asesmen BIPA; kompetensi antarbudaya; teknologi pembelajaran; serta pengembangan dan penyebaran bahasa Indonesia dalam konteks internasional.
6. Sastra, Budaya, dan Pendidikan
Kajian sastra Indonesia, sastra daerah, sastra anak, sastra digital, dan kajian budaya yang memiliki keterkaitan substantif dengan pendidikan, pembelajaran, literasi, pembentukan makna, atau konteks sosial-budaya pendidikan.
Di Luar Ruang Lingkup Jurnal
Manuskrip pada umumnya tidak akan dipertimbangkan untuk proses peer review apabila:
- membahas persoalan pendidikan umum tanpa keterkaitan substantif dengan bahasa, sastra, atau literasi;
- menyajikan analisis linguistik yang sepenuhnya deskriptif tanpa kontribusi yang jelas terhadap fokus jurnal;
- menyajikan interpretasi sastra tanpa landasan teoretis dan metodologis yang memadai atau tanpa kontribusi yang jelas terhadap pendidikan, literasi, pembelajaran, maupun pemahaman sosial-budaya;
- berfokus terutama pada bahasa atau sastra asing tanpa relevansi komparatif, konseptual, atau pedagogis yang jelas terhadap pendidikan bahasa dan sastra Indonesia;
- hanya melaporkan aktivitas pembelajaran atau pengembangan produk pembelajaran tanpa metodologi penelitian dan kontribusi ilmiah yang memadai; atau
- sekadar mereplikasi penelitian yang telah mapan pada lokasi, sekolah, atau kelompok peserta yang berbeda tanpa menunjukkan kebaruan atau kontribusi ilmiah yang bermakna.






