Jenis Kesalahan Bahasa Indonesia Tulis Pembelajar Asing

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.17509/artikulasi.v1i1.32530

Kata Kunci:

BIPA, Kesalahan Bahasa, bahasa Indonesia tulis

Abstrak

Tulisan ini memaparkan hasil belajar bahasa tulis peserta didik asing yang belajar bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua (L2) atau bahasa asing oleh penutur asing tentunya tidak terlepas dari kesalahan. Kesalahan bahasa tulis tersebut dapat terjadi karena berbagai hal, seperti pengaruh bahasa ibu, kurangnya pemahaman pengguna bahasa terhadap bahasa yang mereka gunakan, dan pengajaran bahasa yang tidak sempurna. Melalui penelitian ini, kesalahan bahasa tertulis terjadi ketika penutur asing menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua atau bahasa asing. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kesalahan bahasa tertulis terjadi pada pembelajar bahasa Indonesia bagi penutur asing? Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan mereview dokumen berupa essay yang ditulis oleh peserta didik BIPA. Akibatnya banyak terjadi kesalahan bahasa pada ranah morfologi, semantik, dan sintaksis pada karangan peserta didik BIPA di Pusat Bahasa Jawa Barat. Dari data yang dikumpulkan, seperti ketidaktepatan penggunaan kosakata dalam kalimat; afiksasi, seperti ketidaktepatan penggunaan imbuhan; dan reduplikasi, seperti ketidaktepatan dalam menggunakan pengulangan.

Referensi

Arifin, Zaenal, Junaiyap.(2008). Sintaksis. Jakarta: Grasindo.

Damaiyanti, Vismaia S, Sitaresmi, Nunung. (2005). Sintaksis Bahasa Indonesia. Bandung:

Pusat Literasi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia FPBS UPI.

Anjarsari, N., Suwandi, S. & Mulyono, S. (2013). Analisis Kesalahan Pemakaian Bahasa

Indonesia dalam Karangan Mahasiswa Penutur Bahasa Asing di Universitas Sebelas

Maret. BASASTRA Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 2

(1), p. 1-13

Herniti, Ening. (2017). Kesalahan Berbahasa Indonesia Tulis pada Mahasiswa Thailand (Studi

atas Pembelajaran BIPA di PPB UIN Sunan Kalijaga). Diakses dari

http://202.0.92.5/adab/thaqafiyyat/article/view/1306/788

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015). Minat negara lain belajar bahasa Indonesia

tinggi. Diakses dari https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2015/10/minat-negaralain-belajar-bahasa-indonesia-tinggi-4735-4735-4735

Kridalaksana, Harimurti. (1993). Kamus Linguistik. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Komariah, Aan & Sjam’an, S. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

I Widia, LS Sulistyaningsip. (2016). Sahabatku Indonesia Tingkat B2. Jakarta: Pusat

Pengembangan Strategi dan Diplomasi

I Widia, R Rahma. (2020). The Phenomenon of Using Potential Form in Indonesian as Foreign

Language Learners Utterance.https://doi.org/10.2991/assehr.k.200325.114 20 August

2020.

Muliastuti, L. (2017). Bahasa Indonesia bagi penutur asing: Acuan teori dan pendekatan

pengajaran. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Ramlan, M. (1996). Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis. Yogyakarta: CV. Karyono.

Ratnawati. (2015). Penggunaan konjungsi pada bahasa tulis pemelajar bahasa Indonesia bagi

penutur asing. Sawerigading, 21 (3), p. 367-379

Siagian, E. N. (2017). Analisis kesalahan berbahasa (tulis) mahasiswa BIPA tingkat lanjut

Universitas Yale, USA. Prosiding Seminar Nasional #3: Bahasa dan Sastra Indonesia

dalam Konteks Global, 22 Maret 2017

Susanto, G. (2007). Pengembangan bahan ajar bipa berdasarkan kesalahan bahasa Indonesia

pembelajar asing. Bahasa dan Seni, 35 (2), p. 231-239

Unduhan

Diterbitkan

2021-04-27

Terbitan

Bagian

Articles

Sitasi

Cara Mengutip

Jenis Kesalahan Bahasa Indonesia Tulis Pembelajar Asing. (2021). Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 75-84. https://doi.org/10.17509/artikulasi.v1i1.32530