Variasi Bahasa dalam Lagu Dangdut Jawa Karya Denny Caknan sebagai Representasi Maskulinitas dalam Budaya Jawa

Authors

DOI:

https://doi.org/10.17509/jlb.v17i1.248

Keywords:

Budaya Jawa, lagu dangdut Jawa, maskulinitas, variasi bahasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis variasi bahasa yang digunakan dalam lagu dangdut Jawa karya Denny Caknan sebagai representasi maskulinitas dalam budaya Jawa. Lagu dangdut Jawa karya Denny Caknan dipilih sebagai objek penelitian karena memiliki daya tarik tersendiri sebagai bentuk hiburan yang tidak hanya menyentuh aspek musikal, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai sosial dan budaya, termasuk konsep maskulinitas dalam budaya Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif kualitatif.  Sumber data penelitian ini adalah lagu berjudul “Sigar” karya Denny Caknan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lagu dangdut Jawa menggunakan kalimat yang sederhana namun penuh makna, mencerminkan pengendalian diri dalam menghadapi tantangan emosional. Lagu dangdut Jawa merepresentasikan aspek interpersonal dengan menggunakan kalimat yang mengandung majas metafora yang mengungkapkan hubungan interpersonal yang kompleks dan penuh pengertian. Di sisi lain, untuk merepresentasikan aspek fungsional, lagu dangdut Jawa juga menggunakan kalimat yang mengandung majas hiperbola yang menggambarkan betapa besar usaha yang dilakukan dalam menghadapi tantangan hidup, memperlihatkan betapa seorang laki-laki diharapkan untuk berjuang keras demi memenuhi tanggung jawabnya.    

References

Achjar, K. A. H., Rusliyadi, M., Zaenurrosyid, A., Rumata, N. A., Nirwana, I., & Abadi, A. (2023). Metode penelitian kualitatif: panduan praktis untuk analisis data kualitatif dan studi kasus. Sonpedia Publishing Indonesia.

Adhtiya, Y. (2015). Keluarga di masyarakat Jawa dalam perspektif cultural studies. Skripsi Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.

Amin, M. (2021). Musik itu politik: studi pengaruh kebijakan kebudayaan pada perubahan musik. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Azizah, S. N., Nurhayati, S., & Anggraeni, A. I. (2020). Optimisme dalam nilai filosofi budaya Jawa. NEM.

Gunasasmita, R. (2009). Kitab primbon Jawa serbaguna. Narasi

Handayani, C. S., & Novianto, A. (2004). Kuasa wanita Jawa. LKIS Pelangi Aksara.

Harahap, C. B., Triyoga, A. I., & Prafitri, W. (2024). Maskulinitas pada budaya kejahatan Geng Klitih: sebuah analisis konstruksi sosial. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 8(4), 477-490.

Jaidani, R. A., & Moulida, Z. S. (2024). stereotipe peran dan tanggung jawab laki-laki dalam keluarga. Sagoe Cendikia, 1(2), 100-119.

Kurniawan, B., Hidayah, S. N., & Rahmawati, A. (2024). Pengaruh penggunaan bahasa indonesia terhadap budaya lokal pada masyarakat Madura. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(7), 1-8.

Kusumaningsih, D., Saddhono, K., Rahayu, N. T., Hanafi, H., Saputra, A. D., & Setyaningsih, P. D. J. (2024). Gender inequality in Indonesian dangdut songs containing vulgar content: A critical discourse study. Research Journal in Advanced Humanities, 5(1), 261-277.

Kutsiyyah, K. (2021). Analisis fenomena pembelajaran daring pada masa pandemi (harapan menuju blended learning). Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1460-1469.

Mahfiroh, R. A., Anggrainii, S. D., & Arif, M. R. (2024). Peran istri sebagai penafkah utama dalam konsep mempertahankan ketahanan keluarga pada perempuan Jawa. Journal of Current Research in Education, Psychology, and Language, 1(1), 19-26.

Mesthrie, R. (Ed.). (2011). The Cambridge handbook of sociolinguistics. Cambridge University Press.

Nugroho, S. S., & SH, M. (2020). wedaring laku memayu hayuning bawana. Uwais Inspirasi Indonesia.

Purwadi, P. (2020). Etika komunikasi dalam budaya Jawa. Jurnal Ilmu Komunikasi, 9(3), 239-249.

Resmadi, I. (2021). Jurnalisme musik dan selingkar wilayahnya. Kepustakaan Populer Gramedia.

Saputra, R., & Fitriani, E. (2019). Nilai karakter pada upacara Panggih Temanten masyarakat Jawa Silaut Desa Tanjung Makmur Kenagarian Lubuk Bunta. Jurnal Perspektif, 2(1),34—40

Setiawan, M. A. (2017). Belajar dan pembelajaran. Uwais Inspirasi Indonesia.

Setyaningsih, N. R. (2016). pergeseran budaya dalam masyarakat (kajian sosiolinguistik terhadap lagu-lagu dangdut masa kini) culture shift in society (sociolinguistic study on recent dangdut songs). Jalabahasa, 12(2), 137-147.

Sugiarti, S., Andalas, E. F., & Bhakti, A. D. P. (2022). Representasi maskulinitas laki-laki dalam cerita rakyat nusantara. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 8(1), 181-196.

Syah, M. E., & Pertiwi, D. S. (2024). Psikologi belajar. Feniks Muda Sejahtera.

Syaifudin, N. (2023). Representasi nilai-nilai budaya Jawa dalam lirik lagu “Caping Gunung” karya Gesang. Lingue: Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra, 5(2), 30-39.

Ulya, C., Setyawan, B. W., Liliani, E., & Inderasari, E. (2021). Relasi laki-laki dan perempuan dalam konstruksi maskulinitas Jawa pada lagu dangdut koplo. Mudra: Jurnal Seni Budaya, 36(3), 271-279.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Batitusta, F. O., & Savitri, A. D. (2026). Variasi Bahasa dalam Lagu Dangdut Jawa Karya Denny Caknan sebagai Representasi Maskulinitas dalam Budaya Jawa. LOKABASA (Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, Dan Budaya Daerah Serta Pengajarannya), 17(1), 1-10. https://doi.org/10.17509/jlb.v17i1.248