Peningkatan Kemampuan Bermain Peran Menggunakan Metode Demonstrasi Berbantuan Multimedia Film
DOI:
https://doi.org/10.17509/artikulasi.v1i1.32527Kata Kunci:
penelitian tindakan kelas, bermain peran, metode demonstrasi, multimedia filmAbstrak
Penelitian ini dilandasi oleh pernyataan siswa terhadap kesulitan dalam pembelajaran drama. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan metode demonstrasi berbantuan multimedia dalam meningkatkan bermain peran, (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran keterampilan bermain peran dengan metode demonstrasi berbantuan multimedia, (3) mendeskripsikan peningkatan keterampilan bermain peran setelah mengikuti pembelajaran dengan metode demonstrasi berbantuan multimedia film. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 4 SMAN 8 Bandung. Penelitian ini menggunakan rancangan PTK model Kemmis dan McTaggart dengan empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perencanaan pembelajaran bermain peran dengan metode demonstrasi berbantuan multimedia film mengacu pada masalah yang ditemukan. Kegiatan perencanaan RPP sebagai pedoman pelaksanaan tindakan serta instrumen sebagai data bahan analisis. Begitu pula pemilihan bahan ajar yang disesuaikan dengan kondisi, (2) pelaksanaan pembelajaran bermain peran dengan menggunakan metode demonstrasi berbantuan multimedia film terlaksana dengan baik, nyaman, dan lancar. Meskipun masih terdapat beberapa evaluasi terhadap peneliti yang berperan sebagai pendidik. Peserta didik pun masih belum begitu kondusif. Namun dengan seiring berjalannya waktu, peserta didik mampu memahami serta mengaplikasikan materi yang didapat sehingga mencapai hasil yang diharapkan, (3) pembelajaran bermain peran dengan menggunakan metode demonstrasi berbantuan multimedia film terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan bermain peran peserta didik di SMAN 8 Bandung. Dibuktikan dengan hasil analisis terhadap hasil pembelajaran peserta didik, dengan pemerolehan nilai rata-rata kelas pada siklus I sebesar 74. Lalu meningkat pada siklus II menjadi 81. Berdasarkan data tersebut, peningkatan nilai rata-rata kelas pada siklus I hingga siklus II sebesar 7 poin.
Referensi
Amri, U. & Damaianti, V. S. (2016). Pengaruh Penggunaan Teknik Bermain Drama
Melalui Teater Tradisional Randai Berbasis Kepercayaan Diri terhadap Kemampuan
Apresiasi Drama. Jurnal Pendidikan Dasar, ISSN 2085-1243, Vol. 8. No. 2 Juli
2016. doi: http://ejournal.upi.edu/index.php/eduhumaniora /article/view/5141/3606
Andriani, N.(2013). Penerapan Model Pembelajaran Bermain Peran (Role Playing) untuk
Meningkatkan Keterampilan Siswa Memerankan Tokoh dalam Pementasan Drama
Siswa Kelas XI IPB SMA Saraswati Singaraja. Jurnal Pendidikan Bahasa dan
Sastra Indonesia Undiksha Volume 1 No. 7. doi:
https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS/article/view/1155/1018
Ar, S. & Damaianti, V.S. (2006). Metode penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Baihaqi, I. (2014). Peningkatan Keterampilan Bermain Drama dengan Metode Role
Playing pada Kelompok Teater Kenes SMPN 4 Yogyakarta. Jurnal Transformatika
Volume 12 No. 2. doi:
http://jurnal.untidar.ac.id/index.php/transformatika/article/view/187/138
Emzir & Rohman, S. (2015). Teori dan Pengajaran Sastra. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Endraswara, S. (2011). Metode Pembelajaran Drama (Apresiasi, Ekspresi, dan
Pengkajian). Yogyakarta: CAPS.
Hasibuan, J.J. & Moedjiono. (2012). Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya
Amri, U. & Damaianti, V. S. (2016). Pengaruh Penggunaan Teknik Bermain Drama
Melalui Teater Tradisional Randai Berbasis Kepercayaan Diri terhadap Kemampuan
Apresiasi Drama. Jurnal Pendidikan Dasar, ISSN 2085-1243, Vol. 8. No. 2 Juli
2016. doi: http://ejournal.upi.edu/index.php/eduhumaniora /article/view/5141/3606
Andriani, N.(2013). Penerapan Model Pembelajaran Bermain Peran (Role Playing) untuk
Meningkatkan Keterampilan Siswa Memerankan Tokoh dalam Pementasan Drama
Siswa Kelas XI IPB SMA Saraswati Singaraja. Jurnal Pendidikan Bahasa dan
Sastra Indonesia Undiksha Volume 1 No. 7. doi:
https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPBS/article/view/1155/1018
Ar, S. & Damaianti, V.S. (2006). Metode penelitian Pendidikan Bahasa. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Baihaqi, I. (2014). Peningkatan Keterampilan Bermain Drama dengan Metode Role
Playing pada Kelompok Teater Kenes SMPN 4 Yogyakarta. Jurnal Transformatika
Volume 12 No. 2. doi:
http://jurnal.untidar.ac.id/index.php/transformatika/article/view/187/138
Emzir & Rohman, S. (2015). Teori dan Pengajaran Sastra. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Endraswara, S. (2011). Metode Pembelajaran Drama (Apresiasi, Ekspresi, dan
Pengkajian). Yogyakarta: CAPS.
Hasibuan, J.J. & Moedjiono. (2012). Proses Belajar Mengajar. Bandung: PT. Remaja
Rosdakarya
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






