Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Tari Bambu pada Pembelajaran Berbicara Siswa Kelas VII SMP YAS Bandung

Penulis

  • Leni Pujiastuti Daarul Quran, Kabupaten Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.17509/artikulasi.v1i1.32528

Kata Kunci:

model pembelajaran kooperatif, teknik tari bambu, pembelajaran berbicara

Abstrak

Penelitian ini mengkaji tentang penerapan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu pada pembelajaran berbicara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan berbicara siswa kelas VII SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola masih kurang baik dan siswa masih mengalami kesulitan dalam mengungkapkan pikiran, gagasan, dan perasaan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan: 1) bagaimana kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola sebelum menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu; 2) bagaimana kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu; 3) adakah perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara siswa kelas VII semester dua SMP YAS Bandung dalam menceritakan tokoh idola di kelas eksperimen sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu dengan kelas pembanding yang tidak menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini berupa tes lisan, observasi, dan penilaian unjuk kerja (kinerja). Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII E sebagai kelas eksperimen dan VII F sebagai kelas pembanding. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berbicara siswa dalam menceritakan tokoh idola kelas eksperimen dengan kelas pembanding. Simpulan penelitian ini adalah kemampuan berbicara siswa dalam menceritakan tokoh idola di kelas eksperimen mengalami peningkatan dan perbedaan yang signifikan dengan kelas pembanding sesudah diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif teknik tari bambu.

Referensi

Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

PT Rineka Cipta.

AR, Syamsuddin dan Damaianti, Vismaia S. (2009). Metode Penelitian Pendidikan

Bahasa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Arsjad, Maidar G dan S, Mukti U. (1993). Pembinaan Kemampuan Berbicara Bahasa

Indonesia. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Cahyani, Isah & Hodijah. (2007). Bahan Belajar Mandiri Pintar Berbahasa Indonesia.

Bandung: UPI Press.

Huda, Miftahul. (2012). Cooperative Learning Metode, Teknik, Struktur dan Model

Terapan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Nurgiyantoro, Burhan. (2010). Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi.

Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta.

Rogers, Natalie. (2008). Berani Berbicara di Depan Publik (Cara Cepat Berpidato).

Bandung: Penerbit Nuansa.

Subana, H M & Sudrajat. (2005). Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Bandung: Pustaka

Media.

Sudjana. (2005). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono.(2012). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif,

dan R & D). Bandung: Alfabeta.

Tarigan, Henry Guntur. (2008). Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa.

Bandung: Percetakan Angkasa.

Unduhan

Diterbitkan

2021-04-27

Terbitan

Bagian

Articles

Sitasi

Cara Mengutip

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Tari Bambu pada Pembelajaran Berbicara Siswa Kelas VII SMP YAS Bandung. (2021). Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(1), 55-64. https://doi.org/10.17509/artikulasi.v1i1.32528