Intertekstual Babad Tanah Jawi dalam Novel Bilangan Fu Karya Ayu Utami
DOI:
https://doi.org/10.17509/artikulasi.v1i2.38907Kata Kunci:
Babad Tanah Jawi, intertektual, novel Bilangan Fu, teks, transformasiAbstrak
Penelitian ini membahas kisah Babad Tanah Jawi yang terdapat dalam Novel Bilangan Fu Karya Ayu Utami secara intertekstual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan makna secara lebih mendalam terhadap novel terkait hubungannya dengan aspek-aspek intertekstual kisah-kisah Babad Tanah Jawi. Sekaitan hal itu, teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Intertekstual. Rumusan masalah penelitian adalah bagaimanakah intertekstualitas Babad Tanah Jawi dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami? Tujuan penelitian ini secara umum adalah menjelaskan intertekstualitas Babad Tanah Jawi dalam novel Bilangan Fu karya Ayu Utami; Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode content analysis (analisis isi) yang menekankan pada isi. Teknik pengolahan data yang dilakukan adalah teknik analisis deksriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil Intertektual Kisah Babad Tanah Jawi dalam Novel Bilangan Fu terhadap Babad Tanah Jawi Buku I dan II, menjelaskan kisah- kisah yang terdapat dalam Babad Tanah Jawi. Kisah yang diangkat antara lain: kisah “Prabu Watugunung di Gilingwesi”; “Riwayat Siung Wanara”; “Kisah Jaka Tarub”; “Kisah Senapati Bertemu Nyai Rara Kidul”; “Kisah Sultan Agung Bertemu Nyai Rara Kidul”; dan “Kisah Raja Mataram menyerang Benteng VOC”. Bentuk Transformasi yang terjadi antara kisah dalam Babad Tanah Jawi Buku I dan II, dan Novel Bilangan Fu yang dominan adalah afirmasi. Hanya terdapat satu kisah saja terjadi bentuk transformasi secara parodi, yakni dalam menampilkan Kisah “Raja Mataram menyerang Benteng VOC”.
Referensi
Damono, S. D. (2011) Interteks/Inter-teks dalam ilmu pengetahuan budaya dan tanggung jawabnya: Analekta pemikiran guru besar FIB UI. Jakarta: UI-Press Universitas Indonesia.
Endaswara, S. (2008). Metode penelitian sastra: Epistemologi, model, teori, dan aplikasi. Yogyakarta: FBS Universitas Negeri Yogyakarta.
Hassanuddin, W.S, dkk. (2013). Ensiklopedi sastra Indonesia. Jilid 1-2. Bandug: Titian Ilmu.
Junus, U. (1986). Resepsi sastra. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka.
Nurgiyantoro, B. 1998. Transformasi unsur pewayangan dalam fiksi Indonesia. Yogyakarta: Gadjah Mada Universitas Press.
Pradopo, D.R. (2005). Beberapa teori sastra, metode kritik, dan penerpannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Pradotokusumo, P.S. (1986). Kakawin gadjah mada sebuah karya sastra kakawin abad ke-20: Suntingan naskah serta telaah struktur tokoh dan hubungan antar teks. Bandung: Binacipta.
Pudentia M.P.S.S. (1992). Transformasi sastra: Analisis atas cerita rakyat Lutung Kasarung. Jakarta: Balai Pustaka.
Ratna, N.K. (2013). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra: dari strukturalisme hingga postrukturalisme perspektif wacana naratif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sudjiman, P. (1990). Kamus istilah sastra. Jakarta: UI-PRESS.
Teeuw, A. 1983. Membaca dan menilai sastra. Jakarta: Gramedia.
Teeuw, A. 2003. Sastra dan ilmu sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.
Utami, A. (2008). Bilangan fu. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.
Utami, A. (2011). “Biografi Ayu Utami”. [Online]. Tersedia di: http://selebriti.kapanlagi.com/indonesia/a/ayu_utami/. Diakses 10 Juli 2016.
Yasadipura, R. Ng. (2004). Babad Tanah Jawi Buku I. Terjemahan Rochkyatmo, dkk., suntingan Damono & Sonya. Jakarta: Amanah Lontar.
Yasadipura, R. Ng. (2004). Babad Tanah Jawi Buku II. Terjemahan Rochkyatmo, dkk., suntingan Damono & Sonya. Jakarta: Amanah Lontar.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






